Danlanal Semarang Dampingi Gubernur Jateng Ngontel Kebangsaan Keliling Kota Semarang

Danlanal Semarang Dampingi Gubernur Jateng  Ngontel Kebangsaan Keliling Kota Semarang

Lantamal V (25/12), —

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang, Lantamal V  Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo selaku Pembina KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) Kota Semarang turut mendampingi Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo Ngontel Sepeda Tua mengelilingi Kota Semarang, kemarin.

Kegiatan ini dilakukan bersama Ribuan Onthelis yang hadir dari hampir dari Penjuru Indonesia, tercatat sebanyak perwakilan KOSTI dari 17 Provinsi baik Kelompok maupun perorangan.

Hadiri mengikuti Kegiatan Onthel Kebangsaan tersebut. Onthel Kebangsaan bertemakan “Satu Sepeda Sejuta Saudara” digelar dengan tujuan untuk menjalin kerukunan dan persaudaraan antar umat beragama di Jawa Tengah.

Kegiatan yang diinisiasi oleh KOSTI Kota Semarang yang diketuai oleh Pandu Hardiawan tersebut, digelar di Pelataran Kantor Gubernur Jateng Jl. Pahlawan Kota Semarang.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Gubernur Jateng, Sekda Prov Jateng, perwakilan dari Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Kota Semarang, serta tamu undangan lainnya.

Dalam pelaksanaannya kegiatan Ontel Kebangsaan tersebut mengajak seluruh pemuka Agama Lintas Agama untuk bersama sama berbaur dengan Seluruh peserta Onthelis Kebangsaan menempuh perjalanan Lebih kurang sejauh 7 Km yang dimulai dari Depan Kantor Gubernur – Jl Pahlawan – Jl Ahmad Yani – Jl Gajah Raya- Jl Sukarno Hatta – Jl Patimura – Jl Letjen Suprapto – Jl Pemuda – Jl Dr Sutomo – Jl Kaligarang – Jl Kaligarang – Jl pandanaran – kembali ke Jln Pahlawan Depan Kantor Gubernur.

Menurut Danlanal Semarang selaku Pembina Kosti Kota Semarang menjelaskan bahwa Rute kegiatan Onthelis Kebangsaan di mulai dari Kantor Gubernuran, menuju Masjid Agung Jawa Tengah untuk menjemput Ulama dan umat Muslim yang ada di sana.

Setelah itu, bersama-sama rombongan akan menuju ke Gereja Blenduk untuk menjemput Pendeta dan umat Kristen, Sam Poo Kong untuk menjemput umat Konghuchu dan Budha dan Gereja Katedral Semarang untuk menjemput umat Katholik. Setelah dijemput, semua umat lintas agama diajak bersama-sama bersepeda ke kantor Gubernuran dan bersama Tokoh2 lintas agama lainnya  melakukan Deklarasi Kebangsaan.

“Ini merupakan simbolisasi bahwa Pemerintah Prov Jateng dan Kota Semarang senantiasa pro aktif mengajak para tokoh pemuka agama dan tokoh masyarakat untuk selalu bertekad menjaga toleransi kerukunan antar umat beragama dan persatuan warga Jateng,” terangnya.

Lebih lanjut Pembina Kosti Semarang menjelaskan bahwa digunakannya sepeda Onthel, karena alat transportasi tradisional tersebut sangat melegenda dan tidak mengenal batas perbedaan bagi penggunanya sehingga  dengan kesamaan hobby yang sehat, bisa memiliki persaudaraan yang kuat tanpa memandang latar belakang masing-masing.

Di sisi lain peserta juga berkostum aneka pakaian tradisional sesuai asal daerahnya,  dan pakaian perjuangan tempo dulu semakin memeriahkan acara tersebut.

Di sela sela Ngonthel bersama Tokoh tokoh Lintas agama tersebut,  Gubernur Jateng mengaku bahwa kegiatan Onthel sepeda ini sering dilakukan semenjak Beliau masih menjadi pelajar SMP sampai ke jenjang Kuliah, sehingga tidak heran dengan menempuh jarak 7 KM terlihat sangat antusias menikmati perjalanan, dan tampak segar bugar tidak ada raut capek di wajahnya.

Lebih lanjut Gubernur Jateng mengatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat positif dalam menjaga persatuan, kerukunan dan toleransi warga Jateng, sehingga dapat dipertimbangkan menjadi Agenda tahunan Pemerintah Provinsi Jateng dan  ditingkatkan menjadi event yang lebih besar.