ASPERS KASAL: PERWIRA KORPS KHUSUS HARUS MEMILIKI KOMPETENSI

Koarmada II – Surabaya, 07 September 2018

Asisten Personel (Aspers) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal),  Laksamana Muda TNI I Nyoman Mandra, M.Sc. menghadiri Sarasehan Perwira Korps Khusus TNI AL Wilayah Timur Tahun 2018 yang disambut oleh Kepala Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (Kadispsial) Laksamana Pertama TNI Drs. Tri Budi Marwanto, M.M., berlangsung di Ruang Serbaguna Dispsial, Surabaya. Jum’at, (07/09/2018).

Kadispsial dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Aspers Kasal yang telah meluangkan waktunya menghadiri Sarasehan yang diikuti sebanyak 331 Perwira Korps Khusus TNI AL Wilayah Timur, dimana pertemuan ini dapat memberikan suntikan semangat baru bagi warga Korps Khusus di wilayah Surabaya. “Semoga informasi, nasehat, maupun saran dari Aspers Kasal dapat menjadi suplement bagi kami untuk menjadi lebih baik dan optimal dalam melaksanakan amanah kedinasan maupun kehidupan sehari-hari”, kata Kadispsial.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kadisminpersal Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono, dimana Disminpersal sebagai partner kerja Dispsial dalam proses Rekruitment maupun berbagai masalah personel lainnya, semoga sinergi yang telah terbangun selama ini semakin serasi dan selaras.

Mengakhiri sambutannya, Kadispsial menyampaikan terima kasih kepada Kadiskumal Laksamana Pertama TNI Kresno Buntoro, S.H., L.L.M., Ph.D. selaku Pembina Korps Khusus, yang telah menorehkan sejarah dengan melaksanakan sarasehan ini. “Kini saatnya kita satukan langkah untuk semakin memperkuat TNI Angkatan Laut secara keseluruhan, dalam konteks kekhususan profesi kita masing-masing”, pungkas Pati berbintang satu tersebut.

Selanjutnya, Aspers Kasal dalam sambutannya dihadapan seluruh peserta sarasehan menyampaikan hakekat Korps Khusus adalah prajurit pejuang Sapta Marga, kita melihat dari lisensi untuk menegakan, menjaga wilayah  melindungi bangsa dan rakyat Indonesia. Mampu mengemban tugas yang dibebankan kepadanya, kehadirannya diperlukan untuk mengisi spektrum penunjang korps lainnya, dapat melaksanakan penugasan dimanapun di struktur TNI AL maupun di luar struktur di bidang operasi, staf, litbang, lemdik dan lainnya.

Korps khusus memiliki postur atau performance yang  bermoral, profesional, bertanggungjawab dan memiiki kebanggaan, dengan empat tingkatan yaitu tingkatan teknis Letda – Lettu, tingkatan taktis di tingkat Kapten, tingkatan operasi ditingkat Mayor – Letkol, dan tingkatan strategis pada pangkat Kolonel. “Perwira Korps Khusus harus memiliki standar kompetensi knowledge, skill, attitude dengan mengisi diri dengan proses pendidikan dan latihan” kata Aspers Kasal.

Pada kesempatan tersebut, Kadisminpersal mengatakan Korps Khusus harus memiliki kebanggaan, memiliki kesempatan dan saya bersyukur bisa bertatap muka langsung dalam rangka peningkatan pembinaan personel. Pembinaan karier masih berlanjut dengan mendata dan mengklasifikasian pendidikan berdasar disiplin ilmu yang kemudian disosialisasikan kepada Binkorps dan Binprof dengan harapan pembinaan akan lebih terfokus. “Dengan langkah ini diharapkan pembinaan Korps Khusus akan lebih jelas arahnya dalam rangka meningkatkan kemampuan Korps Khusus”, kata Kadisminpersal.

Selanjutnya, Kadiskumal menutup pertemuan dengan mengatakan bahwa pembinaan yang lebih fokus telah dilaksanakan di wilayah barat, saat ini akan diterapkan di wilayah timur. Dengan adanya hal ini diharapkan seluruh Perwira Korps Khusus untuk berbenah diri dengan membawa nama baik Korps Khusus.

 

Kadispenkoarmada II, Letkol Laut (KH) Suratno, S.S.